Budhi dan Kepala Administrator Bandara Soekarno-Hatta Herry Bakti serta jajarannya, melakukan sidak sejak pukul 17.30 WIB, Kamis (14/8/2008).
Pantauan detikcom, Budhi dan jajarannya langsung menuju Terminal I bandara itu. 1 Pesawat Lion Air Boeing 737-400 bernomor registrasi PK-LIR langsung diperiksa body-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seharusnya yang flight crew training manual itu tidak ada di sini. Harusnya ada di tempat latihan. Nanti takutnya salah ambil, yang bener flight manual," kata Budhi.
Ditemukan juga dokumen penimbangan pesawat, yang tertera ditimbang 27 November 2005. "Seharusnya ada yang baru, nanti kita tanyakan apakah ada yang baru atau belum," ungkap Budhi.
Dia juga memeriksa first aid kit yang tampak lengkap.
Sasaran kedua, pesawat Lion Air Boeing 737-300 bernomor registrasi PK-LIU. Pesawat itu baru mendarat dari Jambi pukul 17.45 WIB.
Budhi dan jajarannya menunggu penumpang turun semua sebelum masuk ke kabin. Di kabin, Budhi memeriksa pintu darurat tengah. Dia menemukan kursi di dekat pintu darurat yang bergerak-gerak.
"Ini masih bergerak," ujarnya sambil menggoyang-goyang kursi.
"Kursi di dekat pintu darurat seharusnya tidak boleh bergerak. Bahaya," kata dia.
Sementara itu Herry Bakti mengatakan ramp check ini dimulai sejak pukul 10.00 WIB. "Cuma Pak Dirjen baru datang sore ini," kata dia.
Hingga pukul 18.30 WIB, Budhi dan jajarannya masih melakukan sidak ke menara Air Traffic Control (ATC). (nwk/nrl)











































