Kapolda Maluku Brigjen Pol Mudji Waluyo kepada wartawan mengakui kasus ini sempat didiamkan selama dua minggu.
"Kasus ini terungkap saat kami lakukan pertemuan evaluasi sistem pengamanan Pilkada Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara bersama Gubernur Maluku Karel Alberth Ralahalu. Jadi kasusnya baru diketahui Senin lalu," ungkap Kapolda di Mapolda Maluku, Jl Rijali, Ambon, Kamis (14/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jhon Kei adalah tokoh pemuda Ambon yang juga cukup terkenal di Jakarta. Sedangkan korban CR kehilangan jari telunjuk, ibu jari dan jari kelingking. Sementara JR kini hanya memiliki jempol.
(han/nrl)











































