"Empat jari saya putus, yang tinggal hanya ibu jari,β ujar JR, Kamis (14/8/2008). Sedangkan CR kehilangan jari telunjuk, ibu jari dan jari kelingking.
"Semuanya dilakukan Tito. Dia disuruh Jhon Kei," kata CR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum aksi pembabatan jari itu terjadi, keduanya mengaku diculik sejak 19 Juli 2008. "Kami sempat disekap dalam sebuah hotel di Tual. Setelah itu dipulangkan dengan jari terputus," kata JR.
Saat ditanya kenapa segera tidak melapor, kedua korban yang masih pemuda lajang ini
mengaku keluarganya sudah melaporkan ke Polres Tual.
Jhon Kei ditahan Polres Ambon sejak Selasa (12/8/2008) lalu.Β Bersama dia, ditahan juga Tito Kei serta dua rekannya. Pencidukan Jhon Kei dilakukan oleh Densus 88 Antiteror, (han/nrl)











































