"Kami masih mempunyai hubungan diplomatik dengan Georgia. Kami memiliki jutaan warga Georgia yang menjadi masyarakat Rusia dan hidup bahagia di Rusia," kata Deputi Perdana Menteri Rusia Sergei Ivanov.
"Namun, kami tidak akan berdialog langsung dengan Saakashvili, kami tidak akan melakukan itu. Kami menawarkan dia perdamaian, namun bukan pertemanan," lanjut Ivanov kepada televisi BBC seperti dikutip dari AFP, Rabu (13/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam wawancara itu, Ivanov menjelaskan ketidakbenaran bahwa tank-tank dan tentara Rusia merangsek ke wilayah Georgia.
Ivanov juga menegaskan, Rusia mengakui kedaulatan dan kemerdekaan Georgia. Namun Rusia tidak akan pernah merestui Ossetia Selatan dan Abkhazia menjadi bagian dari negara itu. (irw/irw)











































