Andaryoko Masuk PETA karena Kecewa

Misteri Supriyadi

Andaryoko Masuk PETA karena Kecewa

- detikNews
Rabu, 13 Agu 2008 17:44 WIB
Andaryoko Masuk PETA karena Kecewa
Semarang - Hubungan Andaryoko Wisnu Prabu (89), lelaki yang mengklaim sebagai pejuang PETA Supriyadi, dengan keluarga tampaknya tak baik. Ia mengaku masuk PETA karena kecewa kepada orang tuanya.

Andaryoko menjelaskan orang tuanya tidak setuju jika ia masuk PETA. Namun ia ngotot. Dengan kenekatan yang memadai, ia pergi ke Blitar dan masuk PETA.

"Kenapa saya tidak masuk Solo atau Semarang, karena dua kota itu dekat dengan tempat kelahiran saya (Salatiga). Untuk itu, saya ke Blitar," jelasnya kepada wartawan di rumahnya, Rabu (13/8/2008).

Sejak meninggalkan Salatiga, keluarganya tak pernah mencarinya. Pun halnya Andaryoko. Dia memilih hidup di Blitar dan berjuang hingga akhirnya berkelana kemana-mana.

Andaryoko tak menjelaskan kenapa saat tiba di Semarang dia tidak mencari anggota keluarganya. Hanya saja, ia mengaku tak ingin identitas aslinya diketahui siapa pun, termasuk keluarganya.

"Saat ini, saya merasa sudah saatnya membuka yang sebenar-benarnya," jelasnya.

Andaryoko menceritakan kisah hidupnya saat memberontak bersama pejuang PETA di Blitar 14 Februari 1945 silam. Karena kalah, dia lari ke hutan. Ada pejuang PETA yang mati, hilang, atau selamat tapi tak tentu rimbanya. (try/djo)


Berita Terkait