Minim Dana, Polda Metro Jaya Tebang Pilih Kasus

Minim Dana, Polda Metro Jaya Tebang Pilih Kasus

- detikNews
Rabu, 13 Agu 2008 17:17 WIB
Jakarta - Makin maraknya kasus kriminalitas dengan berbagai macam modus yang terjadi di kota metropolitan ini membuat Polda Metro Jaya keteteran menanganinya.

Hal ini disebabkan karena kurangnya dana yang dimiliki Polda Metro untuk menangani kasus tersebut.

"Dari 17.000 lebih laporan yang masuk ke Polda hanya 7.000 yang ditangani. Sisanya tidak bisa kami tangani karena kurangnya dana operasional," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (13/8/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggaran yang diterima oleh Polda Metro sebesar Rp 21 triliun dari APBN dirasa kurang cukup untuk menutupi biaya operasional untuk penanganan kasus-kasus. Alhasil Polda harus memilah-milah dan memprioritaskan laporan mana yang lebih penting untuk diproses lebih lanjut.

"Ini dirasa kurang cukup. Anggaran segitu harus digunakan untuk membiayai semua kebutuhan polisi secara keseluruhan," ujarnya.

Menghadapi kondisi seperti ini, pihak Polda Metro Jaya menyiasatinya dengan cara mendahulukan laporan kasus yang mempunyai dampak yang lebih luas dan juga kasus-kasus yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan mengandung unsur pidana.

Yoga meminta agar masyarakat bisa memaklumi kondisi seperti itu. "Bukannya kami tidak mau melayani masyarakat. Tetapi kami mohon agar masyarakat bisa memaklumi keterbatasan kami," imbuhnya. (gus/nrl)


Berita Terkait