Hal ini ditegaskan Wakil Presiden Jsusf Kalla saat membuka pertemuan ke-2 Southeast Asian Forum on Islamic and Democracy di Gedung II, Sekretariat Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (12/08/2008).
"Negara manapun tujuannya adalah kesejahteraan. Dan demokrasi mendukung terciptanya kesejahteraan," tutur Kalla di depan peserta yang berasal dari 7 negara ASEAN itu.
Kalla juga mengatakan penegakan nilai-nilai universal demokrasi tergantung latar belakang tiap negara. "Itulah mengapa setiap negara mempunyai cara yang berbeda dalam menegakkan demokrasi," ucap Kalla.
Bahkan di Indonesia saja, penegakan demokrasi, menurut Kalla, berbeda di setiap pemerintahan. Pada jaman Soekarno, demokrasi yang tercipta adalah demokrasi terpimpin. Pada jaman Soeharto, demokrasi berpedoman pada pancasila.
"Sekarang ini, demokrasi yang kita terapkan adalah demokrasi terbuka," kata Kalla. (gun/gah)











































