"Tadi pagi, ada ribut-ribut di rumah korban. Warga mengecek dan sudah dibunuh," kata Iman, salah satu warga yang mengantar jenazah korban ke RSCM, Jl Salemba Raya, Jakarta, Rabu (13/8/2008).
Pembunuhan itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di rumah korban, Jl Dahlia, Kemang Pratama, Bekasi. Malam sebelumnya, korban masih sempat bercanda di depan rumah dan tidak ada tanda-tanda akan mengalami nasib buruk itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fei berprofesi sebagai penyuplai alat berat dari Korea. Fei sudah cukup lama tinggal di Indonesia dan sudah mahir berbahasa Indonesia, meski terbata-bata.
Dikamar mayat RSCM, rekan-rekan Fei masih sibuk mengurus jenazahnya. Sedikitnya sepuluh orang berwajah Korea sibuk bertelepon.
Fei menontrak di rumah di Kemang Pratama tersebut dan mempekerjakan seorang perempuan sebagai pembantu. Lama-lama, Fei kepincut dengan pembantunya yang telah bersuami itu. Sampai akhirnya, sang pembantu hamil dan Fei tidak mau bertanggung jawab.
Pelaku pembunuhan terhadap Fei kabur. Menurut informasi dari polisi, diduga suami pembantu tersebut sebagai pelakunya. Ada dugaan perbuatan Fei ini membuat suami sang pembantu marah dan membunuh orang Korea itu.
(Ari/asy)










































