Sebelumnya, warga mendapat giliran pemadaman listrik. Namun, sekitar pukul 01.00 WIB tiba-tiba angin kencang berhembus diiringi kilat yang menyambar. Turunlah hujan yang cukup deras dan disertai petir.
Hawa panas di Palembang sudah terasa sejak Selasa 12 Agustus malam. Keadaan itu diperparah dengan kabut asap akibat kebakaran hutan yang berada di sekitar Palembang. Untung saja hujan turun pada Rabu (13/08/2008), sejak pukul 01.00 WIB hingga 05.00 WIB.
Seperti biasanya, kebakaran hutan selalu terjadi di Sumatera Selatan setiap kali musim kemarau. Selain karena karena peristiwa alam, kebakaran ini juga diduga disebabkan oleh pembakaran lahan yang dilakukan warga untuk menyiapkan lahan pertanian.
Dampak udara panas ini juga menyebabkan lahan hutan tanaman industri (HTI) milik PT Musi Hutan Persada (MHP) seluas 25 hektare (ha) di Kelurahan Veteran Jaya, Kecamatan Martapura, OKU Timur, terbakar pada Senin 11 Agustus lalu.
Api berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur sekitar pukul 21.30 WIB Senin 11 Agustus malam. Hinggi kini, kepastian penyebab kebakaran itu masih diselidiki pihak berwajib.
Sementara itu, titik api di Sumsel kini sudah mencapai puluhan. Akibatnya, beberapa hari lalu, sejumlah penerbangan tertunda beberapa saat pada pagi hari karena kabut asap.
(tw/fiq)











































