Rematik sebenarnya penyakit yang jenisnya mencapai 100 macam ini menyerang persendian. Itu sebabnya, rasa sakit dan bengkak pada sendi menjadi gejala umum. Penyakit ini bisa tidak hanya diderita oleh orang tua tapi juga bisa diderita oleh remaja bahkan anak-anak.
"Rematik bisa menyerang orang tua penyebabnya karena usia lanjut. Kalau terjadi pada penderita dibawah usia 20 tahun, itu terjadi karena proses peradangan, sistem kekebalan yang tidak benar. Ada produksi anti bodi pada tubuh yang tidak normal," kata ahli penyakit dalam (internist) dan rheumatologi, Dr Bambang Setyohadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang menjelaskan, penyebab penyakit rematik sendiri belum bisa diketahui pasti, alias masih misterius. Itu sebabnya, mandi malam bikin rematik hanyalah mitos.
Meski demikian, bukan berarti penyakit ini tergolong remeh. Bambang mengungkapkan, hanya sekitar 5 persen penderita penyakit ini yang bisa sembuh total.
"Kita tidak bisa mengatakan seorang penderita bisa sembuh tuntas. Kita sebut remisi, bukan tuntas. Walaupun sembuh itu bisa kambuh lagi, hanya beberapa persen yang bisa sembuh total," jelas pria berkacamata ini.
Menurut dia, dalam keadaan darurat, penderita rematik bisa menggunakan obat-obat yang dijual bebas. Namun jika 2 atau 3 hari kemudian masih mengalami rasa sakit, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
"Nanti akan diberikan obat-obat yang benar-benar untuk rematik. Agak keras, tetapi bisa memblok rematiknya," pungkasnya.
(crn/fiq)











































