"Kami usulkan partai Golkar berkoalisi dengan partai Islam. Yang terakhir jangan hilangkan koalisi dengan PDIP," kata Ketua MKGR Priyo Budi Santoso dalam pidato politiknya di acara 'Konsolidasi Partisipasi Prestasi Majelis Permusyawaratan Organisasi Ormas MKGR, Selasa (12/8/2008).
Dalam acara yang digelar di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, tersebut Priyo melanjutkan 'ulahnya'. Dia secara terang-terangan minta dicalonkan jadi capres di hadapan Ketua Umum DPP Golkar Jusuf Kalla.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo mengatakan MKGR memberikan dua opsi tentang capres dari Golkar. Pertama, SBY-JK tetap duet lagi. Dan yang kedua, Golkar bisa mencalonkan capresnya sendiri dengan syarat electoral tresholdnya signifikan.
MKGR meminta Golkar sudah mulai mengumpulkan nama-nama capres sebelum pemilu legislatif. Priyo menyebut nama JK, Aburizal Bakrie, Surya Paloh, Sultan HB X, Agung Laksono, Syamsul Ma'arif, dan dirinya sendiri.
"Terakhir saya sendiri, Priyo Budi Santoso," tegasnya. (gah/nwk)











































