"Masalah wacana pencapresan mudah-mudahan nanti 1-2 bulan ini kita bicarakan," kata Wiranto di sela-sela acara silaturahmi dengan pengurus Yayasan Masjid Cheng-Hoo di Jl Gading, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/8/2008).
Mantan Panglima ABRI ini menilai pilpres masih jauh. Dia pun masih berkonsentrasi membesarkan partai yang dipimpinnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Wiranto, jika tidak ada back-up politik yang kuat, maka mustahil membangun bangsa yang kuat.
"Kalau hanya menjadi sekedar menjadi presiden tanpa back up politik yang kuat tidak akan bisa," tuturnya.
Saat bertemu dengan sejumlah pengurus Yayasan Masjid Cheng-Hoo, Wiranto mengungkapkan banyaknya warga Thionghoa yang mendaftarkan diri menjadi caleg. "Alhamdullilah banyak yang daftar ke Hanura," tuturnya.
Sementara itu pihak Yayasan Masjid Cheng-Hoo sendiri menyerahkan urusan memilih pemimpin pada masyarakat Tionghoa sendiri.
"Itu urusan masing-masing orang," kata Ketua Dewan Pembina Yayasan Cheng-Hoo, M Jos Soetomo.
(wln/fiq)











































