Hal ini diucapkan kalla ketika ditanyai wartawan usai mengunjungi Lembaga Sensor Film (LSF), Jl MT Haryono, Jakarta Timur, Selasa (12/8/2008).
"Film soal korupsi selama bisa menarik itu bisa, itu bagus. Asalkan jangan hanya berupa film dokumenter, karena tidak menarik di layar lebar," kata Kalla yang mengenakan baju kemeja warna biru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya membayangkan arah film kita akan sangat lain jika lembaga sensor film tidak ada. Dengan adanya lembaga sensor, norma-norma kita tetap terjaga," tutur pria asal Makassar itu.
Kalla juga sempat menyaksikan proses pengguntingan film oleh LSF sekitar 20 menit di sebuah ruangan. Sayang, wartawan tidak bisa masuk dan meliput kegiatan tersebut.
(irw/nrl)










































