Kronologis pemukulan Romo Benny yang terjadi 11 Agustus 2008 malam tersebut dituturkan oleh Ketua Setara Institute, Hendardi yang sedang menunggui Romo Benny di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan (12/8/2008).
"Dia dipukul dibagian belakang, makanya dia tidak ingat kejadiannya apa-apa," jelas Hendardi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melihat ada orang yang dipukul, suster itu teriak," kata Hendardi.
Hendardi meminta polisi segera mengusut kasus ini. Hendardi juga berharap Romo Benny segera sehat sehingga bisa memberikan keterangan siapa pelaku pemukulan ini.
"Yang terpenting, Romo Benny harus sehat terlebih dahulu agar dia dapat menceritakan kejadiannya secara detail. Saat ini, daya ingat Romo Benny belum kembali normal," pungkasnya.
(mok/rdf)











































