"Ada kemungkinan orang dalam, soalnya tahu tempat penyimpanan barang," ujar petugas Polres Jakarta Pusat yang enggan disebutkan namanya di tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (12/8/2008).
Pistol itu, imbuh dia, ditodongkan ke salah satu dari empat pembantu rumah tersebut. Perampokan itu, terkuak setelah istri Kristian, sang pemilik rumah, menelepon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pukul 14.00 WIB istrinya menelepon ke rumah. Nggak diangkat-angkat. Dia curiga, pembantunya empat masa nggak ada yang angkat semua," ujar petugas itu.
Saat istrinya pulang, keempat pembantu, yang disekap di gudang penyimpanan ban-ban bekas dan baru di lantai dua itu, sudah berhasil membebaskan diri.
"Mereka merusak gerendel kunci dari dalam kamar," ujar dia.
(nwk/nrl)










































