"Ya bukannya DPR terus. Tapi biar tidak ada diskriminasi, harus diperlakukan sama," ujar Ketua DPR Agung Laksono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/8/2008).
Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu melanjutkan, KPK mesti tidak tebang pilih dalam mengungkap kasus BI. Pesan moral itulah yang harus dijalankan KPK sebagai aparat penegak hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu kan soal keberanian apa tidaknya, kita uji di sini. Tapi haknya ada. Hak KPK ada untuk menerobos suatu kasus ke mana aja. Dia memang superbody," pungkasnya. (irw/iy)










































