"Dompetnya tetap ada. Yang direbut handphone," ujar Romo Ismartono, rekan Romo Benny, kepada detikcom, Selasa (12/8/2008).
Menurut Ismartono, Romo Benny dianiaya di sekitar Pondok Indah. Saat kejadian, Romo Benny tidak tahu apa-apa. "Tahu-tahu di Pondok Indah. Padahal rumahnya di Bintaro," jelas Ismartono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut kakak Romo Benny, Andreas, Benny tidak sadarkan diri setelah dipukul. Ia baru sadar pukul 11.00 WIB tadi. Tapi Ismartono memberi kesaksian berbeda. Kata Ismartono, Romo Benny sudah sadar pukul 21.00 WIB, Senin malam.
"Dia sempat lihat saya tapi tidak ngomong banyak. Dia cuma bilang merasa sakit dan dokter menganjurkan dia istirahat," tandasnya.
(nik/iy)











































