"Menurut informasinya begitu (dianiaya)," ujar Andreas, kakak Romo Benny kepada detikcom, Selasa (12/8/2008).
Menurut Andreas, Romo Benny dianiaya pada Senin 11 Agustus 2008 malam dan langsung tidak sadar. Staf Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) ini baru sadarkan diri pukul 11.00 WIB tadi. "Romo barusan sadar. Sekarang sudah hampir mulai membaik," kata Andreas.
Andreas mengaku tidak tahu banyak tentang penganiayaan tersebut. "Saya tidak tahu persisnya. Yang penting pengobatannya jalan dulu," kata Andreas.
(nik/iy)











































