Rusia juga didesak untuk segera melakukan gencatan senjata dan menerima mediasi internasional guna mengakhiri krisis di republik bekas Uni Soviet itu.
"Rusia telah menginvasi negara tetangga yang berdaulat dan mengancam pemerintahan demokratis yang terpilih oleh rakyatnya. Tindakan seperti ini tidak bisa diterima dalam abad ke-21 ini," cetus Bush dalam statemen yang disiarkan stasiun televisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun meski pemerintah Washington mengutuk tindakan Rusia, tak ada ancaman spesifik terhadap Rusia jika negara itu mengabaikan peringatan AS dan sekutunya.
Para menlu Uni Eropa akan menggelar pertemuan darurat pada Rabu, 13 Agustus besok guna membahas Ossetia Selatan yang menjadi sumber konflik Rusia-Georgia. Agenda pertemuan adalah mendengar laporan dari Menteri Luar Negeri Perancis Bernard Kouchner yang sedang berada di Georgia untuk misi mediasi.
Kouchner telah bertemu dengan Presiden Georgia Mikhail Saakashvili. Kouchner mengusulkan rencana untuk mengakhiri konflik Rusia-Georgia yang memperebutkan Ossetia Selatan melalui gencatan senjata. Juga dengan melakukan penarikan pasukan ke posisi sebelum 6 Agustus atau sebelum Georgia menyerbu Ossetia Selatan dan penghormatan atas integritas teritorial Georgia. (ita/iy)











































