ICW: Koruptor Dinusakambangankan Belum Tentu Jera

ICW: Koruptor Dinusakambangankan Belum Tentu Jera

- detikNews
Selasa, 12 Agu 2008 07:49 WIB
ICW: Koruptor Dinusakambangankan Belum Tentu Jera
Jakarta - Permintaan KPK yang hendak memenjarakan para koruptor di Nusakambangan dianggap belum menjamin efek jera yang dihasilkan. Sebab, bisa saja para koruptor tersebut membawa sejumlah fasilitas khusus yang akan mendorong diskriminasi.

"Banyak kasus seperti itu. Seperti Bob Hasan atau Tommy Soeharto. Di Nusakambangan tetap saja ada perlakuan khusus," kata Koordinator Divisi Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho kepada detikcom, Selasa (12/8/2008).

Menurut Emerson, masih adanya perlakuan khusus itu disebabkan masih adanya korupsi di lembaga pemasyarakat (lapas). Ia mencontohkan praktik sogok-menyogok antara sipir dan narapidana untuk memperoleh perlakuan khusus masih marak terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Praktik korupsi di lapas yang  membuat begitu. Bila punya uang dan kemampuan finansial kamu bisa mendapat apa yang kamu mau. Termasuk para koruptor dan meski di Nusakambangan," tegasnya.

Lantas, ICW mengusulkan penjara khusus KPK untuk para koruptor. Tentu dengan pengawasan dan sistem lapas yang dapat membuat efek jera.

"Misalnya tidak ada lagi TV atau telepon genggam. Benar-benar diputus kebebasannya dari dunia luar," pungkasnya. (Ari/anw)


Berita Terkait