"Banyak kasus seperti itu. Seperti Bob Hasan atau Tommy Soeharto. Di Nusakambangan tetap saja ada perlakuan khusus," kata Koordinator Divisi Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho kepada detikcom, Selasa (12/8/2008).
Menurut Emerson, masih adanya perlakuan khusus itu disebabkan masih adanya korupsi di lembaga pemasyarakat (lapas). Ia mencontohkan praktik sogok-menyogok antara sipir dan narapidana untuk memperoleh perlakuan khusus masih marak terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, ICW mengusulkan penjara khusus KPK untuk para koruptor. Tentu dengan pengawasan dan sistem lapas yang dapat membuat efek jera.
"Misalnya tidak ada lagi TV atau telepon genggam. Benar-benar diputus kebebasannya dari dunia luar," pungkasnya. (Ari/anw)











































