Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah I Jamsostek Mas'ud Muhammad dalam keterangan pers yang diterima detikcom di Medan, Senin (11/8/2008).
"Bertambahnya jumlah perusahaan yang terdaftar tersebut, turut menambah jumlah peserta Jamsostek. Hingga semester pertama tahun ini terdapat 42.204 orang jumlah peserta baru. Atau mencapai 36,68 persen dari target penambahan tenaga kerja tahun ini sebanyak 112.338 orang," kata Mas'ud.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan angka yang sangat fantastis dan merupakan potensi yang sangat besar. Pengusaha diharapkan untuk mendaftarkan karyawannya masuk Jamsostek, sesegera mungkin, sebab perusahaan akan rugi bila tidak melindungi pekerjanya," ujar Mas'ud.
Lebih lanjut dijelaskan Mas'ud lagi, terdapat juga penambahan jumlah program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) sebanyak 15.044 orang dengan total tertanggung sebanyak 22.268 orang, atau 49,06 persen dari target penambahan setahun sebanyak 30.666 tenaga kerja.
Dengan demikian, hingga Juni 2008, total peserta program paket berjumlah 13.140 perusahaan, dengan rincian perusahaan aktif sebanyak 7.401 perusahaan, sementara nonaktif 5.739 perusahaan. Sementara untuk tenaga kerja sebanyak 1.484.785 dengan rincian 505.317 tenaga kerja aktif dan 979.468 orang tenaga kerja nonaktif.
Untuk Program Khusus (Jasa Konstruksi) jumlah proyek baru yang didaftarkan dalam tahun ini sebanyak 3.980 proyek dengan jumlah perkiraan tenaga kerja 489.695 orang, atau mencapai 60,71 persen dari target tenaga kerja satu tahun sebesar 806.626 orang. Program Tenaga Kerja di Luar Hubungan Kerja (TK-LHK) sampai dengan semester I baru mencapai 2.735 orang. Kemudian, jumlah tenaga kerja perorangan yang mendaftar sebanyak 474 orang. (rul/anw)











































