"Rapat pleno memutuskan penentuan anggota ditentukan oleh perolehan suara terbanyak. Bukan nomor urut, malam ini sudah disepakati," ujar Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla usai memimpin rapat pleno pimpinan DPP di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Nely, Slipi, Jakarta Barat. Senin (12/8/2008).
Menurut Kalla, pilihan itu diambil untuk mendekatkan antara pemilih dengan wakil-wakilnya, sehingga tidak ada lagi anggota dewan yang tidak dikenal di daerah pemilihannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konsekuensinya, lanjut Kalla, bila nomor bawah yang menang atau memperoleh suara terbanyak, caleg pada nomor atas harus mengundurkan diri untuk memberi kesempatan pada suara terbanyak.
"Itu teknis. Itu otomatis. Semua calon harus mengikuti aturan partai," jelasnya.
Soal Pergantian Antarwaktu (PAW)? "Itu teknis saja," pungkasnya.
Rapat pleno selesai sekitar pukul 21.15 WIB. HIngga pukul 21.50 WIB, Kalla masih ngobrol di ruang rapat.
(anw/gah)











































