Teroris Masalah Internasional, Tak Masalah FBI Menyadap

FBI Sadap Wartawan AS di RI

Teroris Masalah Internasional, Tak Masalah FBI Menyadap

- detikNews
Senin, 11 Agu 2008 10:58 WIB
Teroris Masalah Internasional, Tak Masalah FBI Menyadap
Jakarta - Federal Bureau of Investigation (FBI) menyadap wartawan media Amerika Serikat (AS) biro Indonesia. Penyadapan itu sah-sah saja dilakukan karena menyangkut masalah internasional yaitu terorisme.

"Nggak ada masalah. Karena masalah bersama seperti teroris, pencucian uang, dan korupsi sudah menjadi masalah internasional. Jadi nggak masalah," ujar pengamat intelijen Wawan Purwanto ketika dihubungi detikcom, Minggu (10/8/2008).

Apalagi, imbuhnya, kalau penyadapan itu bisa menguak sel jaringan teroris itu sendiri. "Karena dia klandestin, alias-alias saja sudah banyak. Telepon sudah banyak ganti.Β  Mereka cenderung pada kurir," ujar dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di AS, menurut Wawan, penyadapan dilegalkan selama berkaitan dengan terorisme. Seperti halnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilegalkan menyadap karena korupsi.

"Kewenangan penyadapan diizinkan tujuannya untuk perlindungan publik yang lebih luas, selama itu dipertanggungjawabkan, nggak apa-apa," urai dia.

FBI yang sudah meminta maaf, patut diapresiasi. "Hanya persoalannya jangan sampai itu terulang lagi. Tentu dengan alat yang lebih canggih agar tidak mudah disadap, seperti scrambler. Yang penting kesetaraan. Jangan kita didikte atau underbow. Agar pihak luar juga memperhitungkan kita," tandas Wawan. (nwk/nrl)


Berita Terkait