Dewan Adat Papua Siap Diperiksa Polisi

Dewan Adat Papua Siap Diperiksa Polisi

- detikNews
Senin, 11 Agu 2008 10:53 WIB
Dewan Adat Papua Siap Diperiksa Polisi
Jakarta - Polisi masih terus melakukan penyelidikan terhadap insiden pengibaran Bendera Bintang Kejora, 9 Agustus 2008 lalu yang mengakibatkan Anthonius Tabuni (40) meninggal dunia. Peluru yang menewaskan Anthonius telah dikirim ke Puslabfor Makassar.

"Ini masih dalam penyidikan. Kita masih menunggu laporan dari Kapolda Papua," kata Kapolri Jenderal Pol Sutanto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (11/8/2008).

Sementara itu, menurut Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira,
polisi menemukan beberapa pecahan peluru di lokasi kejadian. Untuk mengetahui darimana peluru itu berasal, polisi membawa pecahan peluru tersebut ke Puslabfor Mabes Polri di Makassar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi juga akan memeriksa Dewan Adat Papua, sebagai penanggung jawab perayaan Hari Internasional Bangsa Pribumi, tempat terjadinya insiden pengibaran Bendera Bintang Kejora.

"Hari ini mereka siap untuk dimintai keterangan. Belum ada yang diamankan," kata Abubakar.

Abubakar menegaskan, insiden ini tidak menganggu kegiatan masyarakat Wamena. Masyarakat kembali melakukan aktivitas seperti biasa. (mok/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads