"Boleh saja berpendapat demikian. Tapi ini bukan kegenitan," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Ahmad Mubarok pada detikcom, Senin (11/8/2008) pukul 08.30 WIB.
Menurut Ahmad, kegenitan itu terjadi kalau pencalonannya memaksakan dan calonnya tidak pantas. "Dia (Edhie) kan pantas," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Soft power itu kelemahlembutan dalam memimpin, tidak berangasan, tidak melakukan black campaign, tidak memfitnah," promosi Ahmad. (sho/nrl)











































