"Minggu pagi diotopsi. Apakah sudah dimakamkan atau belum saya belum tahu," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira ketika dihubungi detikcom, Minggu (10/8/2008) malam.
Kendati jenazah sudah diotopsi, peluru yang menerjang Anthonius masih belum bisa diidentifikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena, imbuh Abubakar, pada waktu menertibkan pengibaran bendera Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada peringatan Hari Penduduk Pribumi, polisi disambut lemparan batu dan dipanah.
"Aparat di sana memberikan tembakan peringatan. Apakah pelurunya meleset atau dari anggota itu belum dapat diketahui," tandas dia. (nwk/nrl)










































