Jenazah itu diketahui bernama Siman (50). Siman ditemukan membusuk di lantai kamar rumahnya, Jl Kemakmuran Gang 6 RT 78, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Samarinda,
Kaltim, Minggu (10/8) sore sekitar pukul 17.00 Wita.
Siman ditemukan Imbran (33),salah seorang keluarganya,saat hendak menengok lantaran tidak diketahui lagi kabarnya 1 bulan ini.
"Dari luar rumahnya sudah tercium bau mayat.Saya curiga,ya saya beritahukan ke keluarga lainnya.Saya buka pintu,Siman sudah meninggal," kata Imbran kepada detikcom hari ini.
Imbran mengaku tidak menaruh curiga dengan kematian Siman, yang menempati rumah tersebut tanpa ditemani siapapun. "Yang saya tahu, Siman pernah mengeluh sakit.Tapi nggak tahu sakit apa," ujarnya.
Pantauan detikcom di tempat kejadian perkara (TKP),jenazah Siman berada terlentang di lantai kamar tidurnya. Meski tidak tampak tanda-tanda kekerasan, namun kulit kedua tangannya terlihat mulai mengelupas dan menimbulkan bau menyengat.
Ratusan warga sekitar menonton bergerombol sambil menutup hidung mereka. Arsani,salah seorang warga mengaku tidak terlalu mengenal Siman. "Jarang keluar rumah bergaul dengan warga," kata Arsani kepada detikcom.
Jenazah Siman dievakuasi ke kamar jenazah RSU Daerah Abdul Wahab Syachranie, Kaltim. Sementara Kanit Lidik Satuan Reskrim Poltabes Samarinda AKP Roberto Asfranza mengatakan jajarannya masih menyelidiki kematian Siman yang tergolong misterius, termasuk meminta keterangan Imbran,yang menemukan pertama kali jenazah Siman.
β©"Kita mintai keterangan semua pihak yang pernah berhubungan dengan Siman.
Kematiannya tergolong misterius," jelas Roberto. (nwk/nwk)











































