"Saya selalu diberitakan digandeng oleh ini dan itu. Padahal saya kan inginnya menggandeng," kata Din dalam Tabligh Akbar di Masjid Agung Al Jihad, Ciputat, Minggu (10/8/2008).
Din bercerita, ada simpatisan yang membuat poster yang memasangnya sebagai cawapres berpasangan dengan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi. Setengah berkelakar Ketua Umum PP Muhammadiyah ini menyatakan keberatan jika ia hanya dipasang sebagai nomor dua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Din itu lantas disambut applaus oleh 500 peserta tabligh.
Dia lantas menyatakan akan lebih intensif berkeliling daerah untuk melihat dari dekat aspirasi masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah. Sebab, menurut Din, bila ada warga Muhammadiyah menjadi presiden, warga Muhammadiyah juga yang akan senang.
"Tapi kalau warga Muhammadiyah bilang tidak boleh, saya sami'na waato'na (mendengar dan melaksanakan)," tegas Din. (Ari/iy)










































