"Ini tidak seperti biasanya, terjadi sejak kemarin malam (Jumat 8 Agustus)," kata Kanit Patroli Satlantas Polres Jakarta Utara AKP Puji Suyanto saat dihubungi detikcom via telepon, Sabtu (9/8/2008).
Puji menjelaskan informasi yang diperolehnya, setelah KPK datang pada Jumat 8 Agustus, kini setiap truk yang masuk diperiksa. "Biasanya kan sopir-sopir itu bayar, sekarang dipantau KPK, jadi petugas di sana memeriksa dokumen sesuai data atau tidak," tambah Puji.
Puji mengaku pihaknya sudah menghubungi petugas yang ada di dalam pelabuhan, dan diperoleh jawaban alasannya ekspor impor sedang ramai. "Tapi tidak seperti itu, informasi yang saya peroleh ini setelah KPK datang," jelasnya.
Sebelumnya pada Jumat 8 Agustus siang, serikat buruh di Pelabuhan Tanjung Priok melakukan aksi dengan mengundang KPK mengikrarkan bebas pungli. Patut diduga kuat, ini yang memicu para oknum petugas yang biasa meminta uang tidak melakukannya lagi. Dan kini pemeriksaan dokumen dilakukan dengan ketat.
Sebelumnya Ketua Serikat Buruh Transportasi Perjuangan Indonesia (SBTPI) Ilham Syah menyebutkan, biasanya dengan membayar Rp 1.000 atau Rp 2.000 kepada oknum Bea dan Cukai, kontainer bisa lenggang kangkung tanpa pemeriksaan. (ndr/)











































