Ada 6,9 Juta Pemilih di Jakarta, KPU Cek Kesiapan Kelurahan

Ada 6,9 Juta Pemilih di Jakarta, KPU Cek Kesiapan Kelurahan

- detikNews
Sabtu, 09 Agu 2008 20:10 WIB
Ada 6,9 Juta Pemilih di Jakarta, KPU Cek Kesiapan Kelurahan
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta telah mengumumkan daftar pemilih sementara (DPS). Dan tercatat  ada  6,9 juta orang yang terdaftar. KPU pusat dan KPU Provinsi DKI Jakarta pun melakukan pengecekan kesejumlah kelurahan.

"Saya tadi bersama Ketua KPU Abdul Hafiz Anshari, Andi Nurpati dan Sri Nuryanti berkunjung kebebarapa kelurahan di Jakarta untuk melihat persiapan pelaksanaan DPS," kata anggota KPU Provinsi DKI Jakarta yang juga Ketua Pokja Pendaftaran Pemilih, Jamaluddin F Hasyim, yang dihubungi detikcom, Sabtu (9/8/2008).

Menurut Jamaluddin, KPU pusat dan KPU Provinsi DKI Jakarta siang tadi pukul 13.00 WIB mengunjungi empat kelurahan, yaitu Kenari dan Johar Baru di Jakarta Pusat, Klender di Jakarta Timur dan Mampang di Jakarta Selatan. "Alhamdulillah yang kita tinjau tadi siap dan beres semua. Semua DPS sudah terpasang, termasuk sudah ditempeli fotocopian parpol peserta pemilu," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jamaluddin menjelaskan, dari tinjauan tadi Kelurahan Kenari merupakan kelurahan terkecil yang memiliki 23 TPS dengan jumlah pemilih 9.677 orang. Sedangkan kelurahan terbesar adalah Johar Baru memiliki 77 TPS dengan jumlah pemilih 32.304 orang.     

Jamaluddin menambahkan, pada hari Kamis (7/8/2008) KPU Provinsi DKI Jakarta telah mengumumkan DPS sebanyak 6.923.710 orang pemilih dengan 17.161 tempat pemungutan suara (TPS). Jumlah ini termasuk jumlah pemilih sementara di wilayah Kepulauan Seribu sebanyak 16.153 orang dengan 45 TPS.

"Persiapan kelurahan itu sudah dikatakan 100 persen. Paling tinggal menyusun penggandaan salinan daftar parpol peserta pemilu. Ini yang jadi prioritas kita," ungkapnya.

Jamaluddin mengaku, sejak diumumkan DPS di DKI Jakarta memang belum ada protes dari warga yang belum terdaftar. "Belum ada, makanya kita sekarang sosialisasi apakah masyarakat sudah terdaftar atau belum," tandasnya. (zal/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait