Keributan Diduga Dipicu Rebutan Wanita Malam

TNI Tembak Polisi

Keributan Diduga Dipicu Rebutan Wanita Malam

- detikNews
Sabtu, 09 Agu 2008 15:12 WIB
Pekanbaru - Anggota Intel Korem 031 Wiri Bima Pekanbaru menembak anggota Polda Riau. Insiden itu diduga dipicu rebutan wanita malam. Kini pelaku penembakan telah diamankan.

Penembakan itu terjadi di Jl Tangkuban Perabu No 45, RW II Kelurahan Sikep, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru. Menurut Ketua RW II, Sutopo kepada wartawan mengatakan, bawah Sabtu (9/8/2008) sekitar pukul 00.00 WIB, dia menerima laporan dari warga soal adanya suara tembakan.

"Tadi malam saya menerima laporan dari warga ada suara tembakan di rumah No 45 itu. Tapi saya tidak keluar rumah, takut kalau-kalau pelurunya nyasar nanti. Jadi saya hanya di dalam rumah saat kejadian itu," kata Sutopo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebut, bahwa di rumah tempat keributan itu, selama ini dihuni para wanita. Dia tidak tahu pasti berapa orang yang berada di rumah itu. Hanya saja selama  ini warga di sekitar sudah mengetahui kalau penghuni rumah itu selalu keluar malam dan pulang pagi.

"Di rumah itu selama ini juga banyak tamu yang datang. Tapi saya tidak tahu siapa tamu yang sering singgah ke rumah itu," kata Sutopo.

Informasi yang dihimpun di lokasi, Bella  wanita malam itu  menerima tamu Briptu Bayu anggota Propam Polda Riau. Tak berapa lama selanjutnya datang Serka Samsuar anggota Intel Korem Wira Bima Pekanbaru.

Singkat cerita, keduanya terlibat perkelahian. Intel Korem lantas mengeluarkan senjata yang mengarahkan ke anggota Polda Riau. Tembakan di arahkan ke pangkal lengan sebelah kiri. Korban kini dirawat di RS Bhayangkara Polda Riau.

Sementara itu Komandan Korem Wira Bima Pekanbaru, Kol Inf Syafril Mahyudin kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah menahan anggotanya. Saat ini pelaku  tengah menjalani pemeriksaan di Korem.

"Kita akan menindak tegas kepada anggota yang berbuat salah," katanya singkat saat mengikuti acara ulang tahun Provinsi Riau  ke 51 di halaman Kantor Gubernur Riau. (cha/djo)


Berita Terkait