Perpanjangan Masa Jabatan Kapolri Perburuk Citra Polri

Perpanjangan Masa Jabatan Kapolri Perburuk Citra Polri

- detikNews
Sabtu, 09 Agu 2008 12:03 WIB
Perpanjangan Masa Jabatan Kapolri Perburuk Citra Polri
Jakarta - Rencana Presiden memperpanjang masa jabatan Kapolri Jenderal Sutanto memperburuk citra Polri. Sebab hal itu menimbulkan kesan Mabes Polri kekurangan perwira yang berkualitas.

Hal itu diungkapkan Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane saat dihubungi detikcom melalui telepon, Sabtu (9/8/2008).

"Kalau Kapolri diperpanjang justru memperburuk citra Polri, seolah-olah tidak ada perwira yang capable sampai-sampi harus memperpanjang Sutanto," ujar Neta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Neta menegaskan ada 3 alasan mengapa perpanjangan masa jabatan Kapolri tidak perlu dilakukan. Pertama, perpanjangan Kapolri dapat memicu konflik internal di tubuh Polri karena akan menghambat kaderisasi.

"Sejumlah perwira akan merasa frustasi karena merasa jenjang karirnya semakin tidak jelas," sebut Neta.

Kedua, bisa jadi kebijakan memperpanjang masa jabatan Kapolri akan menimbulkan kecemburuan kalangan TNI. Karena masa jabatan Kepala Staff maupun Panglima TNI tidak diperpanjang.

"Semua kepala staff sudah diganti, bahkan Panglima TNI dari angkatan yang lebih muda, angkatan '75," ucap Neta.

Ketiga, jika diperpanjang saat ini, maka Kapolri akan pensiun pada September 2009 tepat dimulainya pilpres. Sebab Sutanto tidak mungkin diperpanjang untuk kedua kalinya hingga 2010 meskipun undang-undang memperbolehkannya. "Kalau September 2009 sangat riskanย  menjaga stabilitas di tubuh Polri," imbuhnya.
(ddt/djo)


Berita Terkait