Dephub Tak Ingin Rebut Masa Muda Tarunanya

Dephub Tak Ingin Rebut Masa Muda Tarunanya

- detikNews
Jumat, 08 Agu 2008 16:41 WIB
Jakarta - Kekerasan yang terkuak di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Marunda, Jakarta Utara membuat Departemen Perhubungan (Dephub) menerapkan zero to violence pada beberapa akademi yang dimilikinya. Dephub juga menggunakan pendekatan manusiawi yang menyisakan ruang berekspresi anak muda didikannya

"Satu hal yang pasti, kita tidak akan merebut masa mudanya. Karena pada masa yang lama, kita rebut betul-betul. Telepon dengan sesama saja tidak boleh. Sementara mereka kan anak muda, punya jiwa muda," ujar Kepala Badan Diklat Dephub Dedia Darmawan dalam jumpa pers di Gedung Dephub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2008).

Dedi menambahkan, ada beberapa kurikulum yang akan diubah konsepnya. Seperti memasukkan budi pekerti dan menambah kegiatan rekreasional di luar akademis, seperti musik, olahraga, atau baris berbaris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, budaya kekerasan di akademi Dephub tidak bisa dihilangkan sama sekali, karena sudah menjadi budaya.

"Tidak bisa sama sekali dihilangkan. Yang ada road map to zero violence. Disiplin tetap. Yang kita siapkan adalah orang-orang Perhubungan yang siap dalam keadaan emergency," jelas dia.

Dpehub mempunyai 3 akademi di bawahnya, selain STIP, ada juga Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) di Curug, Tangerang, dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) di Bekasi. (nwk/nrl)


Berita Terkait