2 Nelayan Tewas Diterjang Ombak Manalusu, 5 Hilang

2 Nelayan Tewas Diterjang Ombak Manalusu, 5 Hilang

- detikNews
Jumat, 08 Agu 2008 08:11 WIB
Garut - Ombak tinggi tiba-tiba menghantam 7 nelayan yang sedang mencari nafkah di tengah laut. Dua di antaranya tewas dan 5 lainnya dinyatakan hilang.

Terjangan ombak tinggi ini terjadi Kamis (7/8/2008) pukul 21.00 WIB di pantai Taman Manalusu, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Menurut Camat Kecamatan Cikelet, Rifan Mulyadi, 2 nelayan yang tewas adalah Ening (40), warga Taman Manalusu, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet dan Dede (25), warga Kampung Pasir Gambir, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet. "Keduanya ditemukan di sekitar Pantai Manalusu," ungkap Rifan, Jumat (8/8/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, 5 nelayan lainnya hingga pagi ini masih dalam pencarian yang dilakukan oleh Satlak PBP Kecamatan Cikelet, masyarakat dan nelayan. "Malam tadi juga kita bersama masyarakat di sini berupaya melakukan pencarian, namun karena gelap dan keterbatasan peralatan kita lanjutkan pagi ini," jelas Rifan.

5 Nelayan yang hilang adalah Latif (45), warga Kampung Cikadu, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet; Ade Otoy (43) warga Kampung Pasir Gambir, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet; Heny (35) warga Kampung Cijayana, Kecamatan Mekarmukti; Cecep (25) warga Kampung Cijayana, Kecamatan Mekarmukti dan Opik (30) warga Kampung Pasir Gambir, Desa Cigadog Kecamatan Cikelet.

Rifan menyatakan, berdasarkan informasi dari para nelayan bahwa pada sore menjelang malam gelombang laut masih normal, namun sekitar pukul 21.00 WIB, tiba-tiba datang gelombang besar dan menerjang ke 7 nelayan tersebut. "Ya mereka katanya tidak sempat menyelamatkan diri, karena gelombang datang dengan tiba-tiba," beber Rifan.

Jumat pagi ini pencarian dilanjutkan. "Kita akan melakukan pencarian disekitar pantai Manalusu, mengingat para korban semalam melaut sekitar sana," katanya.

Sejak pagi tadi puluhan petugas Satlak PBP Kecamatan Cikelet, masyarakat dan nelayan melakukan penyisiran di sepanjang pantai Manalusu. " api sampai saat ini kita belum menemukan korban lagi," pungkas Rifan.
Β 

(nrl/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads