"Memang benar, mirip Mas Selamat Kastari," kata Kapolres Belitung AKBP Rudy Ranggono di Mapolres Belitung, Kamis (7/8/2008).
Pemeriksaan sementara, orang itu mengaku bukan sebagai buronan pemerintah Singapura itu. Rudy mengatakan, pria tersebut menjelaskan dirinya hanyalah sales buku-buku pelajaran.
"Dari hasil pemeriksaan orang itu mengaku sebagai Ahmad Fadilah. Dia ngaku sebagai sales buku-buku pelajaran," jelas Rudy.
Sampai Kamis tengah malam, pria tersebut masih ditahan di Mapolres Belitung. Kabar yang beredar, dia akan dikirim ke Polda Bangka Belitung pada Jumat (8/8/2008).
Pada tanggal 27 Februari 2008 Kastari kabur dari penjara Whitley Road Detention Center.
Kastari diduga terlibat dalam rencana penyerangan target-target Singapura termasuk Kedutaan AS dan gedung-gedung pemerintah. Kastari pernah meninggalkan Singapura pada Desember 2001 menyusul penangkapan hampir 40 tersangka JI lainnya.
Lalu dia ditahan kepolisian Indonesia pada Februari 2003 terkait tuduhan kepemilikan surat-surat identitas palsu. Otoritas RI mendeportasi pria itu ke Singapura pada tahun 2006. Sejak itu, Kastari berada dalam tahanan di Whitley Road Detention Center. (gah/gah)











































