"H-14 Lebaran semuanya telah selesai," ujar Kasubdin Prasarana Wilayah Dan Tata Ruang Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Propinsi Jambi, Bernhard Panjaitan kepada wartawan di perbatasan Sumatera Selatan-Jambi, Kamis (7/8/2008).
Pembangunan jalan di Jambi menggunakan multy years contract dengan anggaran APBN 2008-2009 dengan total kebutuhan Rp 123,6 Miliar. Dana tersebut digunakan untuk membenahi jalan Simpang Tuan-Batas Tanjab sepanjang 35,8 KM. Dari Batas Tanjab diteruskan ke Merlung sepanjang 35,6 KM.
"Dua lajur tersebut dengan target efektif 30 KM berupa over lay dan pelebaran jalan yang semula 6 meter menjadi 7 meter," tambahnya.
Sepanjang pantauan detikcom, Jambi yang memiliki jalan negara sepanjang 826 km nyaris hampir tanpa lobang. Hal ini dibenarkan oleh sopir truk Colt Diesel, Slamet Mauludi, sopir yang sedang membawa buah mangga dari Pemalang-Jawa Tengah menuju Pekanbaru.
Menurutnya, jalanan di sepanjang Jambi semuanya mulus. "Kalau dibanding 2006, sekarang bisa 5 jam lebih cepat," tuturnya.
Sayangnya, jalur mulus ini belum didukung dengan penyelenggara jalan raya. Baik polisi maupun DLLAJR. Slamet menuturkan banyaknya pungli disepanjang Jalintim. "Selain itu, solar di Jambi juga sering telat datang di SPBU," keluhnya. (asp/ndr)











































