"Saya juga nggak tahu kalau ada pertemuan di Dharmawangsa, jadi gimana saya datang? Ada yang menjual nama saya seolah-olah saya mau hadir, ya itu Hamka Yandhu," ujar Paskah, Kamis (7/8/2008), di Kantor Presiden, Jakarta.
Paskah mengaku tidak ingat di mana dirinya berada pada malam pertemuan yang dihadiri Gubernur BI Burhanudin Abdullah itu. Tapi semestinya hal itu mudah diketahui, karena jadwalnya selaku anggota kabinet selalu tercatat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wah itu belum berkembang di pengadilan, tapi yang paling penting itu kan baru isu. Saya tidak bisa menjelaskan kalau isu," ujar politisi asal Partai Golkar ini. (lh/anw)











































