"Kita memang belum terima dan saya sudah cek juga belum ada," kata juru bicara kepresidenan urusan luar negeri, Dino Patti Djalal yang dihubungi wartawan, Kamis (7/8/2008).
Justru Dino mempertanyakan bila memang surat itu ada, mengapa Kongres AS mengirim surat yang berisikan permintaan seperti itu. "Tapi begini, kok polisi yang terbunuh di Papua (kasus Freeport di Timika beberapa waktu silam), mereka tidak kirim simpati kepada kita," tegasnya malah balik bertanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, lanjut Dino, isu tentang Papua selama ini juga merupakan permainan dengan East Timor Asian Network. "Dan Indonesia selalu dijadikan komoditi politik di sana," terang dia.
Sebelumnya anggota DPR Ali Muchtar Ngabalin mengabarkan bahwa kongres AS mengirimkan surat kepada Presiden SBY meminta agar tahanan OPM dibebaskan. Sebagai balasan atas surat itu, Ngabalin akan mendorong DPR untuk mengirimkan surat kepada Presiden AS George Bush meminta agar WNI muslim yang ditahan di Guantanamo dibebaskan. (zal/asy)











































