“Harusnya Pak Harmoko, Gus Dur nggak boleh mengkampanyekan golput. Karena kepentingannya tidak terakomodir. Mereka harus berjiwa besar sebagai negarawan untuk menyerahkan bangsa ini pada generasi selanjutnya. Beri contoh yang baik,” kata Ketua DPP Partai Golkar Firman Subagyo pada detikcom di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Kamis (7/8/2008).
Menurut Firman, kampanye golput akan menjadi suatu yang tidak baik dan bisa terancam pidana. Indonesia memang memiliki UU yang menjamin seseorang untuk tidak mengunakan haknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kalau kita masuk sebuah tatanan negara yang punya konstitusi, kita harus patuh pada konstitusi yang ada. UU kita tegas mengatur, kalau seseorang mengajak golput, ketentuannya pidana. Saya mohon para senior politik beri teladan yang baik,” ujarnya.
Firman menilai kampanye golput sangat berbahaya bagi proses demokrasi Indonesia yang sedang berkembang maju. Karena itu semua pihak harus mengantisipasi agar golput dalam Pemilu 2009 mendatang berkurang.
“Golput ini bahaya kalau dibiarkan. Semua pihak harus bekerja keras agar golput tidak bertambah. Kalau bisa berkurang. Bukan malah mengkampanyekan,” imbuh Firman. (yid/gus)











































