Anwar rencananya akan disidang hari Kamis, 7 Agustus ini atas tuduhan menyodomi Mohamad Saiful Bukhari Azlan, seorang pria berusia 23 tahun.
"Pemerintah Malaysia tampaknya memanipulasi sistem hukum untuk menambah dukungan akan kelangsungan kekuasaannya dan menjatuhkan oposisi," cetus Brad Adams, direktur Asia untuk Human Rights Watch (HRW).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Organisasi HAM yang berbasis di New York, AS itu mendesak otoritas Malaysia untuk memberikan pembebasan dengan jaminan pada Anwar. Sehingga Anwar bisa berkampanye untuk mengikuti pemilihan sela pada 26 Agustus 2008 yang diharapkan akan menjadi awal masuknya kembali Anwar ke parlemen.
"Melanjutkan kasus ini akan menjatuhkan kredibilitas polisi, jaksa dan pemerintah," tegas Adams.
Pernyataan senada juga disampaikan lembaga Amnesty International. Organisasi HAM internasional itu juga prihatin atas tuduhan yang dijatuhkan pada Anwar. Menurut Amnesty, tuduhan itu tampak seperti upaya mencegah Anwar masuk kembali ke parlemen. (ita/iy)











































