"Sebenarnya deal dan lobi saat penyusunan anggaran itu kan dilakukan di hotel, bukan dalam rapat resmi. KPK lebih baik menyadap anggota DPR," ujar Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran, Arif Nur Alam ketika dihubungi detikcom Kamis (7/8/2008).
Arif menjelaskan investigasi yang dilakukan KPK terbukti mampu membongkar berbagai kasus yang melibatkan anggota DPR. Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika tidak hati-hati di kemudian hari ini bisa jadi blunder untuk KPK," jelasnya.
Sebagai langkah pencegahan korupsi saat penyusunan anggaran, Arif juga meminta KPK lebih memberikan pengawasan pada dokumen-dokumen dalam rapat tersebut sebelum RAPBN berubah menjadi APBN.
(rdf/mad)










































