"Ini benar-benar serasa mimpi," ujar laki-laki paruh baya saat di temui detikcom di KM 87 Jalan Lintas Sumatera Selatan, Babat, Musi Banyuasin, Rabu (6/8/2008).
Sebelumnya jangan harap bisa melaju nyaman di Jalintim. Lubang besar dan kecil mebuat jalur ini seperti medan off road. Terlebih jika hujan turun, tak ubahnya seperti kubangan gajah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Waktu perjalanan terlama ya dari Bakauheni-Pekanbaru," ujar sopir yang telah menggeluti pekerjannya selama 30 tahun ini.
Dengan memperpendek jalan tempuh, biaya perjalanan bisa dipotong hingga 30 persen. Biaya perawatan spare part juga lebih irit. "Nilai pastinya saya tidak bisa hitung. Tapi kalau untuk penggunaan seperti solar, bisa lebih hemat 30 persen," ujarnya seraya melanjutkan perjalanan menuju Pekanbaru.
Hal sama juga diakui Sibutar, 35, warga Jambi yang hendak ke Palembang. Dia merasa kaget dengan kondisi jalanan Jalintim. "Bisa lebih cepat 4 sampai 5 jam," ujarnya ditempat yang sama. (asp/rdf)











































