Saat berada di Pekanbaru, Suparman menerima kabar bahwa sahabatnya Fauzi, yang juga anggota Polri, baru saja kemalangan. Seorang keluarganya yang meninggal dunia. Menerima kabar duka ini, Suparman pun bergegas ke rumah duka, pada Selasa (5/8/2008).
Seperti biasa, keluarga Fauzi pun menerima dengan baik kedatangan Suparman. Mereka pun ngobrol ngalur ngidul di ruang tamu. Saat asyik ngobrol, Fauzi pamit sebentar untuk mengambil secangkir kopi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai akhirnya perasaan Fauzi tiba-tiba tidak enak. Sebab HP-nya yang dia letakkan di meja tamu lenyap. Dia curiga, jangan-jangan alat komunikasi itu dicuri sahabatnya. Fauzi nekad melaporkan kasus kehilangan HP-nya ke Polda Riau.
Dan kecurigaan itu ternyata benar. Rupanya saat berkunjung, Suparman menyempatkan diri untuk mengutil HP temannya sendiri. Akibat tindakan tercelanya Suparman ditangkap provost Poltabes Pekanbaru.
"Kasusnya sudah ditangani pihak Poltabes Pekanbaru," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Zulkifli saat dihubungi detikcom, Rabu (6/8/2008). (cha/djo)











































