Ingin Ikut Awasi Rapat DPR, KPK Dituduh Cari Popularitas

Ingin Ikut Awasi Rapat DPR, KPK Dituduh Cari Popularitas

- detikNews
Rabu, 06 Agu 2008 16:24 WIB
Ingin Ikut Awasi Rapat DPR, KPK Dituduh Cari Popularitas
Jakarta - Wakil Ketua FPBR Ade Daud Nasution menduga langkah KPK yang akan mengawasi pembahasan RAPBN 2009 sebagai bentuk usaha mencari popularitas. Harusnya KPK kembali pada tugas awalnya mengembalikan uang negara yang di rampok dalam kasus BLBI.

"Mungkin juga mau cari popularitas, kita kan nggak tahu. Pimpinan-pimpinannya yang mau popular. Kan mau cari rating yang bagus. Karena sampai ini hari, nggak ada pernyataan dari KPK soal BLBI. Harusnya itu yang diungkap," kata Ade pada wartawan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Rabu (6/8/2008).

Ade meminta KPK juga mengawasi departemen-departemen yang ada di eksekutif. Karena di sanalah sebenarnya asal muasal dari seluruh proses penganggaran. DPR hanya membahas usulan pemerintah, begitu juga dengan anggaran di yudikatif.

"DPR ini terlalu terbuka. Jadi dijadikan bulan-bulanan. KPK harus lari ke eksekutif karena korupsi itu apakah dari MA, dari DPR, itu asalnya dari eksekutif," pinta politisi PBR ini.

Politisi yang merangkap pengusaha hotel ini meminta KPK bertindak profesional dalam menjalankan tugasnya. Karena jika seluruh proses dilandasi muatan politis, bukan di KPK tempatnya, tapi di parpol.

"KPK ini jangan jadi isu politik. KPK harus pinter-pinter pilih sasaran. Jangan politis menangani. Menjelang 2009 ini jangan mau jadi politik lagi. Kalau mau politik, ya masuklah parpol," pungkas Ade. (yid/gah)


Berita Terkait