Hal itu disampaikan Ketua Ladjnah Tanfidziyah MMI, Irfan Awwas di kantor MMI, Jl Karanglo Kotagede, Yogyakarta, Rabu (6/8/2008).
"Memang menjadi tanda tanya, kenapa berita pengunduran diri itu muncul di internet. Padahal pada tanggal 13 Juli 2008, Ustad Baasyir menyampaikan secara lisan ingin mengundurkan diri dari MMI. Tapi putusan itu disetujui atau tidak, disepakati untuk disampaikan di kongres," kata Irfan.
Irfan mengatakan semua anggota ahlul halli wal aqdi (ahwa), termasuk Ba'asyir, diundang dalam kongres. Namun soal Baasyir akan datang atau tidak, Irfan menyatakan tidak tahu.
"Kita tak tahu hal itu, alasan-alasan secara detil kenapa beliau mengundurkan diri. Alasan-alasan yang relevan mestinya disampaikan di kongres nanti. Pernyataan yang beredar itu di luar keputusan atau komitmen bersama dalam keputusan ahwa tanggal 13 Juli," kata Irfan didampingi ketua Kongres 3, Harun Al Rasyid.
Saat disinggung soal kekecewaan Ba'asyir terhadap organisasi MMI, Irfan menilai itu merupakan hal yang wajar. Menurutnya, semua orang yang belum berhasil dalam perjuangannya akan kecewa. Namun, sambung Firman, kekecewaan itu tak seharusnya terjadi di tengah jalan.
"Seharusnya bersama-sama untuk mensukseskan perjuangan tanpa merasa kecewa karena belum berhasil," pungkas dia. (bgs/djo)











































