"Jalan Lintas Pantai Timur baru kami operasikan tahun ini," kata Direktur Jalan dan Jembatan Departemen Pekerjaan Umum (DPU) Hediyanto Husaini di Bakauheni, Lampung, kepada wartawan, Selasa (5/8/2008) saat meninjau proyek pembangunan Jalintim.
Pemecahan arus dari pelabuhan Bakauheni menuju timur Sumatera ini, kata Hediyanto, dimulai dari pertigaan Bakauheni atau sekitar 3 Km dari pelabuhan. Kedua jalur tersebut akan bertemu lagi di Menggala-Lampung.
"Dengan melewati Jalur Pantai Timur, jalur lebih pendek 100 Km dibandingkan Jalan Lintas Timur, yaitu cuma 204 Km," tambahnya.
Dengan dipecahnya Jalintim menjadi dua lintasan di Lampung itu, maka diharapkan volume kendaraan yang melewati Lampung akan terpecah. Sehingga arus mudik dan balik lebaran tahun ini menjadi lebih lancar.
Jalan Lintas Pantai Timur pun menawarkan jarak tempuh lebih cepat. Melewati jalur tersebut akan lebih cepat 1,5 jam dibandingkan waktu tempuh di Jalintim. Jika di Jalintim dari Bakauheni-Menggala butuh waktu 3,5 jam sampai 4 jam, lewat Jalan Lintas Pantai Timur cukup 2,5 jam.
"Jalur Pantai Timur dapat dilalui dengan kecepatan hingga 12O km/jam," pungkas Hediyanto. (asp/irw)











































