Pasca MoU Helsinki, Ada Upaya Merusak Perdamaian di Aceh

Pasca MoU Helsinki, Ada Upaya Merusak Perdamaian di Aceh

- detikNews
Rabu, 06 Agu 2008 05:01 WIB
Pasca MoU Helsinki, Ada Upaya Merusak Perdamaian di Aceh
Jakarta - Tiga tahun sudah pasca Mou Helsinki ditandatangani, selama itu pula konflik di Aceh mereda dan terkendali. Namun, mulai ada upaya sejumlah pihak untuk merusak perdamaian itu.
Β 
Hal ini diungkapkan Ketua Percepatan Pembangunan Aceh, Iwan Gayo, ketika konferensi pers usai mendampingi Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Irwandi Yusuf menemui Jusuf Kalla di Sekretariat Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (05/08/2008).

Iwan mengatakan, banyak persitiwa di pedalaman Aceh yang bisa merusak iklim perdamaian itu. Contohnya, kata Iwan, di perbatasan Aceh Utara, perihal pemindahan wilayah administrasi karena dinilai rendah kendali.

"Tapi ada pasukan yang mengeluarkan letusan senjata, bagi yang pindah wilayah. Ini kalau dimasuki pihak tertentu, bisa dirusak perdamaian Aceh," ucap Iwan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedatangan Irwandi Jusuf dan sejumlah tokoh masyarakat di Aceh untuk meminta Jusuf Kalla hadir pada peringatan tiga tahun pasca MoU Helsinki di NAD yang akan digelar 15 Agustus mendatang. Kalla rencananya akan diberi kehormatan adat dan akan diberi gelar sebagai pahlawan perdamaian. (gun/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads