Langkah tersebut diambil karena dikhawatirkan lahan Taman Nasional Gunung Ceremai (TNGC) tidak bisa menampung semua pendaki. TBGC hanya mampu menampung 1.500 orang pendaki. Mereka biasanya masuk melalui 3 pintu, yakni Linggarjati, Palutungan, dan Apuy.
Selain melakukan pembatasan, pengelolas TNGC meminta para pendaki untuk mendaftar terlebih dahulu. Mereka juga memenuhi berbagai persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal lain yang tidak kalah penting adalah para pendaki dilarang keras merusak pohon atau membunuh satwa hutan. Pendaki juga tidak boleh membuat kebisingin dengan membawa alat musik atau alat elektronik lainnya.
"Pendaki wajib menjaga kebersihan hutan dan mencegah kebakaran hutan," ujar Asep.
(djo/djo)











































