'Paskah & Kaban Tak Dicopot Sebab SBY Takut Besannya Terseret'

'Paskah & Kaban Tak Dicopot Sebab SBY Takut Besannya Terseret'

- detikNews
Selasa, 05 Agu 2008 15:34 WIB
Paskah & Kaban Tak Dicopot Sebab SBY Takut Besannya Terseret
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih mempertahankan MS Kaban dan Paskah Suzetta. Sikap SBY itu dinilai ada kaitannya dengan Aulia Pohan, besannya yang diduga turut berperan dalam skandal aliran dana BI.

"Mungkin saja (ada kaitan dengan besannya). Sekarang kan besannya sudah jadi saksi. Tidak menutup kemungkinan menjadi terdakwa," ujar pengamat politik dari LIPI, Syamsudin Haris.

Syamsudin menyatakan hal itu sebelum menghadiri diskusi publik 'RUU Pilpres dan Peluang Kaum Muda' dalam Pilpres 2009 di Jakarta Media Centre (JMC), Jl Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (5/8/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aulia Pohan yang juga mantan deputi gubernur BI ikut menandatangani daftar hadir rapat aliran dana BI. Mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah yang memimpin rapat itu sudah menjadi tersangka.

Selain untuk melindungi besannya, menurut Syamsuddin, SBY takut mencopot Paskah dan Kaban juga terkait etika politik. MS Kaban dari PBB merupakan partai yang membantu SBY dalam Pilpres 2004 lalu.

Lalu apa bedanya dengan Yusril dan Hamid? tanya wartawan.

"Dulu kan Yusril dan Hamid itu tidak dalam status terdakwa," jawabnya.

Maksudnya? tanya wartawan lagi.

"Jadi ada standar ganda itu. Meskinya diperlakukan sama. Mungkin dia (SBY) akan takut kehilangan dukungan dari PBB kalau Kaban dicopot," tegasnya. (gus/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait