Perbedaan yang paling signifikan adalah adanya suara gaduh di dalam rekaman itu. Suara gaduh itu diduga sengaja disisipkan oleh pembuat rekaman palsu itu untuk
meyakinkan bahwa rekaman itu asli.
"Seharusnya tidak ada suara gaduh," ungkap Jusman kepada wartawan seusai menandatangani nota kesepahaman (MoU) pembangunan jaringan kereta Gerbang Kertosusila dengan Gubernur Jatim Imam Utomo di Stasiun Gubeng, Jalan Gubeng
Masjid, Surabaya, Selasa (5/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
paslu.
Jusman juga menjelaskan bahwa saat ini rekaman pembicaraan asli pilot AdamAir di kotak hitam masih tersimpan rapi di Dephub. Sedangkan salinan rekaman juga masih ada di Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Sehingga tidak mungkin ada kebocoran rekaman.
"Satu masih ada di Dephub dan copy-nya masih ada di KNKT. Tersimpan rapi, tidak mungkin bocor," tegasnya.
Dengan demikian Jusman telah menegaskan bahwa rekaman itu adalah rekaman palsu, karena sebelumnya Jusman masih ragu-ragu dengan keaslian rekaman tersebut. (bdh/nwk)











































